Setahun 25 Kali Nodai Anak Tiri

SAMPANG – Menikahi ibunya, namun menodai anaknya. Itulah yang dilakukan Riadi Suber, warga Kecamatan Omben, Sampang. Selama setahun, dia 25 kali melakukan pelecehan kepada anak tirinya itu.

Pada 2013, Riadi menikahi perempuan berinisial SR. Wanita yang dinikahinya tersebut memiliki anak berinisial F. Pada saat itu, umurnya 9 tahun. Enam tahun kemudian, mata Riadi mulai jelalatan. Saat F berumur 15 tahun, ayah tiri itu mulai melancarkan aksi.

Mula-mula dia mengedit foto F. Gambar hasil editan itu terdapat wajah F. Sementara bagian tubuhnya foto telanjang orang lain. Foto itu kemudian ditunjukkan kepada F.

Sambil memperlihatkan gambar itu, dia mengancam akan menyebarkan foto tersebut jika tidak menuruti kemauannya. Niat bulus Riadi membuat F ketakutan. Setelah 25 melecehkan perempuan yang mestinya dilindungi, Riadi baru tertangkap polisi.

Kapolres Sampang AKBP Hafidz mengatakan, Riadi diamankan karena tega menodai anak tirinya. Motif yang dilakukan tersangka yakni mengancam korban. ”Fotonya itu diedit telanjang. Tapi, mukanya saja yang anaknya dan diancam fotonya akan disebar kalau tidak mau melayani,” katanya.

Kejadian tersebut dilakukan secara berulang-ulang hingga 25 kali. Terhitung sejak Juni 2019 hingga Mei 2020. Saat melakukan aksi tersebut, situasi rumah sepi. ”Biasanya malam hari kan sepi saat ibunya tidur,” terang Hafidz. (iqb/luq)

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar