KAKI Bangkalan Menyayangkan Keterbukaan Penggunaan Anggaran Disperindag

KAKI Bangkalan Menyayangkan Keterbukaan Penggunaan Anggaran Disperindag

Bangkalan - KAKI Bangkalan mendatangi Dinas Perdagan dalam rangka mempertanyakan program kegiatan yang berada di Dinas tersebut diantaranya pembangunan renovasi Pasar Senenan Bangkalan yang menelan anggaran 1 Milyar rupiah.

Pada momen tersebut Moh Hosen Ketua KAKI Bangkalan mengaku menyayangkan sikap jajaran pejabat Disperindag yang terkesan menutupi kinerja serta penggunaan anggaran baik yang bersumber dari APBD maupun APBN.

Menurut kadis perdagangan Rusliyono yang kerap dipanggil Pak Nono mengatakan perihal program kegiatan sudah ada bidangnya masing-masing, jadi Nono meminta Moh Hosen tidak menanyakan hal itu pada dirinya walau dirinya tahu dan bertanggung jawab pada program tersebut.

“Jangan tanya kesaya, saya hanya sebatas mengetahui dan bertanggung jawab, untuk masalah DID perdagangan kebagian 5 miliar di peruntukan 20 kios di Kabupaten Bangkalan tinggal kalikan sendiri berapa anggaran perkios, dan semua itu ditangani pak Sutanto selaku kabid yang membidangi.” kata Hosen menirukan jawaban Nono.

Saat hal tersebut dikonfirmasikan pada Sutanto Kabid Pasar Dinas Perdagangan dirinya mengatakan perihal pembangunan renovasi Pasar Seninan sudah berjalan, namun dirinya mengaku belum tahu progres capaian pekerjaan dilokasi.

“Sudah berapa persennya saya gak tahu, karena disitu sudah ada konsultan dan pengawas pekerjaan, anggaran pembangunan renovasi Pasar Senenan diambilkan dari Dana Bagi Hasil Pajak (DBHP) dan pekerjaan ini sudah sesuai Petunjuk Tekhnis lelang di ULP dengan Anggaran 1 miliar dan pemenang Tender CV.Perdana.” ungkap Hosen yang menirukan jawaban Sutanto kala dirinya diarahkan untuk menggali informasi.

Namun begitu kala ditemui langsung Sutanto masih enggan memaparkan dan menunjukan rencana anggaran serta petunjuk tekhnis pembangunan renovasi Pasar Seninan yang saat ini diklaim sedang berlangsung.

“Untuk masalah Salinan Data RAB dan gambar tehnis pekerjaaan Pembangunan Renovasi Pasar Senenan kami tidak bisa memberikan, kalau sampean merasa keberatan silahkan adukan ke komisi informasi nanti ketemu disana. Sutanto berkilah begitu.” kata Hosen.

Masi kata Hosen, Terpisah Rosly Haryono Kepala Dinas Perdagangan mengatakan untuk Dana Insensitif Daerah (DID), Dinasnya mendapatkan dana tersebut namun berbeda dengan pengakuan Sutanto yang mengatakan Disperindag tidak mendapatkan DID tersebut.

“Anggaran DID dikami tidak ada dan kami tidak tahu adanya meskipun pernah mengajukan. begitu pengakuan pak Sutanto saat kami tanyakan.” kata Moh Hosen Ketua DPD kaki Bangkalan.

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar